Langsung ke konten utama

Postingan

Japanese Calligraphy "SHODO"

     Seni menulis indah menggunakan kuas dan tinta hitam atau yang lebih dikenal dengan istilah kaligrafi sudah ada sejak beribu-ribu tahun yang lalu. Kaligrafi ini pertama kali dikembangkan di China pada abad ke-7 bersamaan dengan penyebaran agama Budha dari India menuju China, Korea, dan Jepang, di mana kitab suci agama Budha sudah ditulis dengan kaligrafi China pada saat agama itu diperkenalkan di Jepang.        Kaligrafi dalam bahasa Jepang disebut Shodo, yang berasal dari huruf kanji kaku (menulis) dan michi (cara). Meskipun shodo termasuk kebudayaan yang cukup kuno, namun orang Jepang masih mempertahankan kebudayaan itu. Hal ini terbukti hingga saat ini masih banyak orang yang tertarik untuk mempelajarinya, bahkan di sekolah-sekolah para murid (biasanya murid SD) diajarkan shodo.      Shodo sangat memperhatikan keseimbangan bentuk tulisan, tarikan garis, tebal tipisnya garis hingga irama tulisan. Keindahan kaligrafi ...

Asal Usul Nama Gunung Fuji Di Jepang

Gunung Fuji adalah gunung keabadian atau orang Jepang menyebutnya Fuji san (san berarti gunung, khusus untuk menyebut gunung Fuji) merupakan gunung berapi aktif yang terletak di perbatasan Prefektur Shizuoka dan Yamanashi. Ketinggian gunung Fuji adalah 3.776 M. Gunung ini adalah simbol bagi negara Jepang selain bunga sakura. Dibalik keindahan panoramanya Fujiyama memiliki legenda cerita yang menarik. Dikisahkan pada jaman dahulu kala hidup sepasang kakek nenek di desa terpencil. Pekerjaan sang kakek adalah sebagai penebang bambu. Pada suatu hari ketika sang kakek akan menebang bambu, ia melihat bambu yang bercahaya seperti emas. Karena penasaran, maka sang kakek memotong bambu tersebut dan ternyata di dalam bambu  itu ditemukan anak perempuan yang kira-kira tingginya 9 cm. Sang kakek kemudian membawa anak perempuan itu pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, kakek memberi tahu nenek dan mereka akhirnya memberi nama anak itu Kaguya. Setelah me...

Kimono Jepang Yang Anggun

Kimono adalah pakaian tradisional Jepang. Arti harfiah kimono adalah baju atau sesuatu yang dikenakan (ki berarti pakai, dan mono berarti barang). Pada zaman sekarang, kimono berbentuk seperti huruf "T", mirip mantel berlengan panjang dan berkerah. Panjang kimono dibuat hingga ke pergelangan kaki. Wanita mengenakan kimono berbentuk baju terusan, sementara pria mengenakan kimono berbentuk setelan. Kerah bagian kanan harus berada di bawah kerah bagian kiri. Sabuk kain yang disebut obi dililitkan di bagian perut/pinggang, dan diikat di bagian punggung. Alas kaki sewaktu mengenakan kimono adalah zōri atau geta. Kimono sekarang ini lebih sering dikenakan wanita pada kesempatan istimewa. Wanita yang belum menikah mengenakan sejenis kimono yang disebut furisode.[1] Ciri khas furisode adalah lengan yang lebarnya hampir menyentuh lantai. Perempuan yang genap berusia 20 tahun mengenakan furisode untuk menghadiri seijin shiki. Pria mengenakan kimono pada pesta pernikaha...

Sushi Yang Unik

Sushi adalah salah satu makanan favorit orang Jepang, dan ternyata di tempat saya tinggal (Di Bandung) sushi pun menjadi satu trend makanan disini. Berikut adalah bentuk-bentuk sushi yang mempunyai bentuk-bentuk yang unik Mari kita makan Sushi ^^ Dragon Sushi ...mmm,cape juga ya buatnya?     Microsoft Sushi??     Sushi Bergambar Pokemon ^^     Macam-macam Sushi bermotif Bunga     Seorang Koki di Jepang "Ken Kawasumi" membuat sushi berbentuk bunga matahari

Kereta Keren Dari Jepang

read more

Menikmati Bunga Sakura Yang Indah

Bunga sakura adalah bunga nasional negeri Jepang. Bunga sakura di Jepang terdiri dari ratusan jenis, jenis yang umum yaitu Prunus × yedoensis (Yoshino Cherry, yang berwarna merah muda dan putih), Sakura Hutan (yang berwarna merah muda dan putih), yamazakura (yang berwarna putih), yaezakura (yang berwarna putih atau ungu kemerahan), shidarezakura (yang rantingnya jatuh seperti pohon willow, bunga berwarna merah) dan lain – lain. Periode berbunga pada pohon sakura ini sangat pendek, yang di Jepang dikenal dengan suatu kata kiasan yakni “7 hari bunga sakura”, yang artinya bahwa sejak sakura mulai mekar lalu layu kembali waktunya kurang lebih 7 hari, dan keseluruhan pohon sakura sejak bunga pertama mulai mekar hingga seluruh bunganya layu kurang lebih memakan waktu setengah bulan. Di Jepang, bunga sakura dianggap sebagai pembawa rejeki dan keberuntungan. Pada upacara pernikahan dan perayaan tradisional lainnya, seringkali diharuskan meminum sup bunga sakura yang direbus de...

Uniknya Bento Makanan dari Japan & Korea

nyam nyam... nie makanan bikin ngiler n kagum aja... kenapa nggak? liata aja unik & menariknya makanan2 ini...